Ucapan selamat natal memang tak bisa lepas dari pembahasannya setiap akhir tahun, kesimpulannya selalu dan selalu masih menimbulkan kontroversi diantara keputusan suatu organisasi agama dengan organisasi agama yang lainnya.
Kali ini, Trending Indonesia akan mengulas tentang pendapat Quraish Shihab tentang pengucapan natal.
Pada Intinya, Quraish Shihab memperbolehkan pengucapan seorang muslim kepada non muslim, tetapi ada syaratnya. Syaratnya adalah bahwa yang mengucapkan selamat natal adalah seorang muslim yang paham, sehingga ketika dia mengucapkan selamat natal kepada tetangganya yang nasrani, dia tidak pernah beranggapan bahwa Isa adalah Tuhan atau anak tuhan.
Menurut Quraish Shihab, di Mesir dan Suriah tidak terjadi perdebatan panjang mengenai pengucapan natal, maka itu perbedaan yang ada tidak usah dipermasalahkan berlarut-larut.
Masih menurut Quraish Shihab, mengenai keputusan Majelis Ulama Indonesia yang melarang pengucapan selamat natal bagi muslim, itu hanya bagi muslim yang awam, alias Cuma ikut-ikutan karena ditakutkan mengganggu akidahnya karena tidak maksud dengan ucapan natal dan berimbas rusaknya akidah.
Terlepas dari itu semua, perbedaan adalah sebuah jalan pilihan. Anda silakan memilih, bagi yang mengharamkan ucapan natal dengan keyakinannya jalankanlah itu dengan tenang, dan yang memilih boleh mengucapkan selamat natal sebagai basa-basi, maka juga harus berhati-hati dalam bertindak, agar tidak rusak akidahnya.
Kesimpulannya, silakan pilih mana yang anda yakini dengan mantap di hati anda. Karena setiap pilihan anda, juga pasti akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Ta’ala.
Wallahua’lam Bishawab
No comments:
Post a Comment