Pages

Thursday, 25 December 2014

KING SULEIMAN, KEMBALINYA FILM YANG MENGGANGGU UMAT ISLAM


KING SULEIMAN, KEMBALINYA FILM YANG MENGGANGGU UMAT ISLAM
   TV swasta ANTV kembali menayangkan sebuah film yang menceritakan tentang sejarah yang berkaitan dengan sejarah Islam, King Suleiman. Setelah Jodha Akbar yang panen kecaman dari umat Islam dan para mubaligh, kini mereka seolah semakin tertantang saja dengan menampilkan film baru bernuansa Islam tapi penggelapan sejarah dari tokoh Islam terkenal Al-Qanuni.
    Jodha Akbar yang diminta untuk dihentikan penayangannya masih saja terus ditayangkan di stasiun tv tersebut. Malah, kini mereka menantang dengan film baru yaitu King Suleiman yang ceritanya berbalik sehingga menyudutkan Islam.

    Penayangan King Suleiman di Negara Turki, sinetron ini bahkan tidak layak untuk ditayangkan karena melecehkan Islam karena merusak kisah sesungguhnya yang terjadi di Daulah Utsmaniyyah sekaligus dengan demikian berarti merusak citra keemasan Islam pada saat itu.
    Raja Suleiman sendiri, dalam sejarah disebut al-Qanuni karena menyusun sebuah sistem undang-undang di Daulah Utsmaniyah berdasarkan syariat Islam serta menjalankan dengan sangat bijaksana. Dalam sejarah barat, king Skulaiman terkenal dengan nama Suleiman the Magnifient (Suleiman yang Hebat).
    Dalam kitab-kitab sejarah, King Suleiman dalam kepemimpinannya adalah merupakan puncak keemasan dari Daulah Utsmaniyah, perluasan wilayahnya bahkan belum pernah terjadi sebelumnya hingga menguasai tiga benua. Al-Qanuni sejak usia 7 tahun sudah sangat dekat dengan keilmuan sehingga hidupnya diabdikan untuk ilmu Islam.
    Kini, kita lihat bagaimana ANTV menunjukkan siapa King Suleiman dalam serial tv tersebut. Dalam kisah tersebut, King Suleiman ditunjukkan sebagai seorang muslim yang maniak terhadap wanita, sehingga hidupnya seolah-oleh hanya kasus percintaan diantara wanita-wanita cantik tanpa jilbab.
    Inilah kesalahan ANTV menontonkan kisah yang sebenarnya apik dalam keemasan sejarah Islam, menjadi pengaburan dan kebobrokan dalam akhlak Islam. Sesungguhnya, Film King Suleiman ini bukan menyadur dari sejarah yang benar tentang kisah Daulah Utsmaniyah melainkan diambil dari sebuah buku novel yang bertolak belakang dari keaslian sejarah dan memang dibuat untuk merusak Islam, yaitu sebuah novel karya Colin Falconer yang berjudul The Sultan’s Harem.
    Colin Falconer adalah sosok pembuat cerita palsu tentang King Suleiman. Jadi, kita sebagai umat Islam, wajib membuat petisi untuk menghentikan penayangan King Suleiman, atau bahkan tutup ANTV yang banyak menghina Islam.

    Untuk diketahui sekarang serial King Suleiman di ANTV diganti dengan judul Abad Kejayaan, selain itu ANTV juga mengklarifikasi kalau ini adalah kisah fiksi belaka. Masalahnya, apakah anda tega kisah yang sebenarnya dalam sejarah bagus, dibuat fiksi yang sangat bertolak belakang dan malah membuyarkan sejarah? angkat senjata dan buat petisi untuk menghentikan tayangan meskipun fiksi tapi merusak Islam.
    Bergerak! Allahuakbar.

No comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

About