Sempat beberapa minggu menjadi perbincangan kontroversial pesawat kepresidenan yang dinilai memboroskan anggaran Pemerintah, sehingga Pemerintah Jokowi ingin menjual kembali pesawat kepresidenan tersebut.
Pro dan Kontra menyeruak sehingga maju mundur rencana pemerintah tersebut.
Jauh dari pembahasan tersebut, Pesawat Kepresidenan ternyata adalah hasil evaluasi dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tentang bencana Tsunami di Aceh. Saat setelah mengunjungi Nabire karena terjadi bencana sekaligus menghadiri natal disana, tiba-tiba kabar tentang gempa di Aceh menyadarkan SBY.
SBY langsung bertolak ke Aceh, sehari setelah Tsunami terjadi. SBY harus transit dua kali karena mengisi bahan bakar, maka, SBY berpikir bagaimana jika Pesawat Presiden punya sendiri dengan kecanggihan sehingga dapat langsung terjun ke lapangan dimanapun tempatnya. Namun, hal itu tidak mudah, butuh waktu lama dan waktu itu adalah 10 tahun, beberapa bulan sebelum SBY turun dari Istana Negara. Waktu yang lama dikarenakan harus disetujui oleh Badan Anggaran selain itu APBN saat itu tidak mencukupi hal tersebut.
hal ini seperti diunggah oleh SBY di facebook dengan judul Dari Duka Kita Bangkit, 10 Tahun Tsunami Aceh dan Nias. SBY bahagia bahwa pesawat presiden kini dapat terbang kemanapun tanpa harus mengalami kendala apapun.
Pro dan Kontra menyeruak sehingga maju mundur rencana pemerintah tersebut.
Jauh dari pembahasan tersebut, Pesawat Kepresidenan ternyata adalah hasil evaluasi dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tentang bencana Tsunami di Aceh. Saat setelah mengunjungi Nabire karena terjadi bencana sekaligus menghadiri natal disana, tiba-tiba kabar tentang gempa di Aceh menyadarkan SBY.
SBY langsung bertolak ke Aceh, sehari setelah Tsunami terjadi. SBY harus transit dua kali karena mengisi bahan bakar, maka, SBY berpikir bagaimana jika Pesawat Presiden punya sendiri dengan kecanggihan sehingga dapat langsung terjun ke lapangan dimanapun tempatnya. Namun, hal itu tidak mudah, butuh waktu lama dan waktu itu adalah 10 tahun, beberapa bulan sebelum SBY turun dari Istana Negara. Waktu yang lama dikarenakan harus disetujui oleh Badan Anggaran selain itu APBN saat itu tidak mencukupi hal tersebut.
hal ini seperti diunggah oleh SBY di facebook dengan judul Dari Duka Kita Bangkit, 10 Tahun Tsunami Aceh dan Nias. SBY bahagia bahwa pesawat presiden kini dapat terbang kemanapun tanpa harus mengalami kendala apapun.
No comments:
Post a Comment