Pages

Tuesday, 23 December 2014

TERENCANA! REZA KELUAR DARI NOAH

TERENCANA! REZA KELUAR DARI NOAH
     Keluarnya Reza ‘Drummer’ di Noah membuat banyak orang kaget, dari para fans hingga anggota Noah sendiri.
    Keputusan keluarnya Reza sebenarnya sudah dipikirkannya matang-matang bahkan sejak jauh-jauh hari. Alasan utama keluarnya Reza dari grup band Noah, yang sebelumnya bernama Peterpan ini karena Reza ingin lebih mendalami Islam dan menjadi seorang mukmin yang benar-benar menjalankan agamanya.

    Reza akan manggung terakhir bersama Noah karena masih terikat kontrak pada 31 Desember ini di Trans Tv, dan setelah ini per-tanggal 1 Januari Reza benar-benar keluar dan menjalankan apa yang menjadi tujuannya, yaitu mendalami agama Islam.
    Sebenarnya, Reza sudah memikirkan untuk keluar dari Noah sejak lama, pergulatan batinnya membuatnya terus berpikir dan mendalami makna hidup sesungguhnya. Sehingga, baru sekaranglah keputusannya bulat untuk keluar dan niat mengabdikan dirinya pada Allah, yaitu mendalami agamanya.
    Fenomena ini juga pernah terjadi dahulu, yaitu salah satu musisi grup Sheila On 7, yaitu Sakti. Sakti juga keluar dari grup bandnya pada saat-saat dimana grup tersebut sedang melambung namanya dan menjadi idola remaja pada saat itu.
    Reza dan Sakti, saya sendiri pernah berdekatan rumah dengan Sakti di Yogyakarta, pada saat saya sedang menyelesaikan program S2 saya. Ada perubahan besar pada Sakti, kalau dari kasat mata, perubahan fisiknya sangat terlihat, yaitu pakaian yang berupa jubah dan tentu jenggotnya yang panjang.
    Apakah Reza akan mengikui jejak Sakti?
    Oke, lanjut ke masalah fenomena.
    Saya ingin membuat kesimpulan bahwa sebenarnya, dunia artis adalah tempatnya sensasi, jika tidak membuat sensasi akan sangat susah bertahan di dunia keartisan. Artis, dituntut untuk tampil selalu baik, sehingga kemungkinan jiwanya terguncang. Tanpa iman yang benar, jiwa akan labil dan mudah depresi meskipun di hadapan awak media terlihat seolah tabah dan tanpa masalah.
    Orang yang memilih kebaikan, hatinya akan cenderung menjauhi hingar binger keartisan, tapi kebanyakan orang tertipu sehingga menjadi fans para artis. Kalau mereka dalami dengan hati, sesungguhnya dunia artis itu sangat rentan dengan keburukan; perzinahan, narkoba, khalwat (berbaur tanpa ada batas), melupakan ibadah, lebih suka tertawa daripada memikirkan keimanan (tafakkur), dan lain-lainnya.
    Orang yang menjadi fans para artis adalah banyak yang tertipu, dan artis itu sendiri adalah orang-orang yang menipu dirinya sendiri. Tentu, tidak semua, tetapi jika Allah bukan menjadi tujuannya, tentulah mereka orang-orang yang tertipu.

No comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

About